Play with Magento API SOAP V1

Sesuai judul, kali ini saya akan mencoba untuk berbagi tips dan trik bagaimana membuat Aplikasi di luar Magento tapi dengan mengandalkan API dari magento itu sendiri. Banyak sekali hal yang dapat kita lakukan pada penggunaan Magento API ini, seperti dijelaskan disini “The Magento SOAP v1 API provides you with the ability to manage your eCommerce stores by providing calls for working with resources such as customers, categories, products, and sales orders. It also allows you to manage shopping carts and inventory.” Kita juga bisa mengembangkan aplikasi iOS dan Android dengan menggunakan API SOAP method ini.

Koneksi

Setting SOAP account
Hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat koneksi antara aplikasi yang kita buat dengan API dari magento. Untuk itu kita membutuhkan SOAP account yang terintegrasi dan mendapatkan role-role seperti yang kita inginkan. Caranya :

  1. Login ke backend magento
  2. System -> Web Services -> SOAP/XML-RPC – Roles
  3. Add New Role
  4. Resource Access -> All -> Save Role
  5. System -> Web Services -> SOAP/XML-RPC – Users
  6. Add New User
  7. Pada Tab ‘User Role’ pilih role yang kita buat tadi
  8. Save User

Sekarang kita sudah mempunyai username dan password yang akan kita gunakan untuk login nanti.

Login dengan SOAP account
Masuk ke server/hosting aplikasi anda, dan buat sebuah file baru dengan nama magehost.php. Kita akan membuat simple script untuk login dengan SOAP account.

$config=array();
$config["hostname"] = "namahost.com"; //ini adalah host magento anda
$config["login"] = "apiuser"; //ini adalah user API anda
$config["password"] = "apipassword"; //ini adalah password magento anda

$proxy = new SoapClient('http://'.$config["hostname"].'/index.php/api/soap/?wsdl', array('trace'=>1));
$sessionId = $proxy->login($config["login"], $config["password"]);

Tahan sampai disini, kemudian kita akan membuat sebuah file lagi untuk testing koneksi dan script kita apakah sukses atau gagal.

Get Customer via API SOAP
Untuk testing, kita akan mencoba memanggil data customer dengan sudah mengetahui ID dari customer tersebut. Buat file dengan nama getcustomer.php, dan isikan script di bawah :

require_once('magehost.php');
$customerId = '2';
$result = $proxy->call($sessionId, 'customer.info', $customerId);
var_dump($result);

Buka browser, masukkan url : namahost.com/getcustomer.php . Jika sukses data-data customer akan tampil pada browser anda dan jika gagal akan tampil juga pesan gagal. Pesan gagal bisa dilihat disini

Diatas adalah contoh yang sangat sederhana sekali pada penggunaan Magento API SOAP. Pada tulisan berikutnya kita akan mencoba hal yang lebih menantang yaitu memangil list customer dan memanfaatkan jQuery Autocomplete.

Semoga membantu 😀

Magento : Implementasi jQuery Supersized Plugin Pada Spesifik CMS Page

Seperti judul, pada post kali ini sy akan menjelaskan bagaimana implementasi jQuery supersized pada halaman CMS. Bagi yg belum tau apa itu jQuery supersized bisa dilihat disini.
Singkatnya, jQuery supersized adalah plugin jQuery yang memungkinkan kita untuk memasang gambar/slider menjadi background sebuah website.

Pertama download plugin disini.
Kemudian extract file dan akan terdapat beberapa file dan folder.
Disini saya menggunakan jQuery Supersized v 3.2.7.

Upload supersized.3.2.7.min.js ke magento anda pada folder js->jquery->supersized.3.2.7.min
Pada skin->frontend->default->theme_anda->css->buat folder dengan nama ‘supersized’ , kemudian Upload kan folder css dan img pada superisized source anda ke folder ‘supersized’ yang sudah dibuat tadi.
Login ke magento backend -> Clear Cache
Buat halaman CMS dengan nama ‘Test Supersized’ (atau terserah anda), pada tab ‘Design’ masukkan script berikut pada kolom ‘Layout Update XML’

<reference name="head">
	<action method="addJs"><script>jquery/supersized.3.2.7.min.js</script></action>
	<action method="addCss"><stylesheet>css/supersized/css/supersized.css</stylesheet></action>
</reference>

Disini saya asumsikan, anda sudah meload jQuery pada Magento anda. Atau jika belum anda bisa download jQuery disini. Kemudian, upload ke magento anda pada folder js->jquery atau untuk lebih jelasnya anda bisa baca pada post berikut : Menggunakan jQuery di Magento

Jika semua jQuery sudah berhasil di load (Cek menggunakan inspect element pada browser), sekarang buat sebuah file gambar (.jpg/.png) dengan ukuran maksimal 1920px x 1080px.
Upload pada halaman CMS yg anda buat tadi (Insert Image -> Insert File).
Kemudian anda akan mendapat link seperti berikut -> {{media url=”wysiwyg/home_bg.jpg”}}
home_bg.jpg adalah file gambar yg sudah dibuat tadi.

Kemudian masukkan script berikut :

<script type="text/javascript">
	jQuery.noConflict();
	jQuery(document).ready(function() {

		jQuery.supersized({
			autoplay : 0,    // set 1 autoplay run
			slides  :  	[ 
				{image : "{{media url="wysiwyg/home_bg.jpg"}}", title : 'Image Credit: Test Shop'}
			]
		});
	});	
</script>

Pada script diatas background hanya 1 gambar, jika anda ingin membuat menjadi sebuah slider anda bisa membuatnya dengan menggunakan script dibawah :

<script type="text/javascript">
	jQuery.noConflict();
	jQuery(document).ready(function() {

		jQuery.supersized({
			autoplay : 0,    // set 1 autoplay run
			slides  :  	[ 
				{image : "{{media url="wysiwyg/home_bg.jpg"}}", title : 'Image Credit: Test Shop'},
				{image : "{{media url="wysiwyg/home_bg1.jpg"}}", title : 'Image Credit: Test Shop'},
				{image : "{{media url="wysiwyg/home_bg2.jpg"}}", title : 'Image Credit: Test Shop'},
				{image : "{{media url="wysiwyg/home_bg3.jpg"}}", title : 'Image Credit: Test Shop'}
			]
		});
	});	
</script>

Tapi sebelumnya upload dulu semua gambar yang akan digunakan.

Pada saat test dan jika sukses, gambar akan tampil secara penuh menjadi background website anda. Dan jika anda perhatikan dengan menggunakan inspect element akan muncul sebuah id bernama supersized tepat sebelum tag body berakhir

That’s it! Selamat Mencoba 😀

Magento : Static Block di Halaman CMS

Hi, pertama2 saya ingin mengucapkan selamat tahun baru 2014 untuk semua. Wish you had a great night new year!!
Semoga 2014 menjadi tahun yang membuat kita menjadi lebih baik, lebih fokus, dan lebih bisa menghasilkan ‘Good Product’ dari tahun sebelumnya.
Post ini terasa spesial karena menjadi post pertama di blog AW Bali Web di tahun 2014 ini. Walaupun post nya hanya berupa code snippet tentunya 🙂

Berikut adalah cara untuk memanggil static block pada CMS page.

1. Buat halaman CMS page
2. Buat static block yang ingin kita pasang. Misalnya kita buat static block dengan Block Title ‘Test Block’ dan identifier ‘test_block’
3. Buka halaman CMS dan pasang kode berikut untuk memanggil static block ‘Test Block’

{{block type="cms/block" block_id="test_block" template="cms/content.phtml"}}

Untuk penggunaan static block di .phtml file bisa dilihat disini.

Selesai. Semoga membantu 😀

jQuery Background Animate Color

Bagaimana membuat jQuery Background Animate Color.

Merasa bosan ga seh dengan kemampuan CSS 2 untuk fitur hover color yang kurang smooth? Kalo yang kurang paham maksud saya ini contoh hover dengan CSS. Jadi ketika box di hover (tempatkan cursor diatas box) warnanya dari hitam menjadi biru.

Kurang smooth ya? Bagaimana kalo seperti yg dibawah?

Lebih bagus bukan?
Untuk hover yang smooth seperti contoh ke dua menggunakan jQuery UI.
Penggunaannya adalah sebagai berikut :

1. Include jQuery Library pada head

<script src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.7.1/jquery.min.js" type="text/javascript">

2. Include jQuery Background Animate Color pada head

<script src="http://code.jquery.com/ui/1.10.3/jquery-ui.js"></script>

3. Buat CSS untuk box

<!-- CSS Box -->
.jQbox {width:150px; height:150px; background-color:#000; margin:20px 0;}

4. Buat HTML untuk Box

<!-- div box -->
<div class="jQbox">
</div>

5. Include script hover pada head atau pada halaman spesifik yang anda inginkan.

<!-- script hover -->
<script type="text/javascript">
	$(document).ready(function(){
		$('.jQbox').hover( //.jQbox adalah nama class box. Ganti dengan nama id atau class anda
			function(){
				$(this).animate({backgroundColor: '#06F'});
			},
			function(){
				$(this).animate({backgroundColor: '#000'});
			}
		); 
	});
</script>

Pada pengaplikasiannya ada banyak metode dan jquery selain jQuery UI untuk membuat animate background seperti diatas.
Jika menggunakan CSS3 maka hanya memerlukan ‘transition’ saja tanpa jQuery.

Semoga membantu 😀

10 Tips Meningkatkan Penjualan Toko Online Anda

10 Tips dan Cara Meningkatkan Penjualan Toko Online

10 Tips Meningkatkan Penjualan Toko Online Anda

10 Tips Meningkatkan Penjualan Toko Online Anda

Seorang teman saya pernah mengeluh kenapa penjualan online nya segitu segitu saja alias tidak pernah meningkat. Dari hari ke hari bulan ke bulan barang dagangannya tidak begitu laris. Selidik punya selidik ternyata pemasaran yang dilakukan hanya sebatas Broadcast melalui BBM (Blackberry Messenger) saja. Hmm, saya jadi berpikir sejauh mana lingkup sebuah toko online? Apakah dengan membuat group ‘jualan’ pada social chat seperti BBM sudah bisa dikatakan anda mengelola toko online? Rancu memang, tapi kita tidak akan membahas itu disini.

Saya lebih tertarik dengan bagaimana agar teman saya bisa meningkatkan penjualan onlinenya. Disini kita misalkan saja teman saya sudah mempunyai sebuah website toko online, namun penjualannya masih di bawah harapan. Tidak pernah mencapai target. Padahal barang dan harga yang ditawarkan berkualitas dan bisa dibilang murah. Tapi kalau pemasarannya hanya sebatas yang saya sebutkan di atas tadi non-sense penjualannya akan meningkat.

Jadi, dengan senang hati, saya tuliskan beberapa tips sederhana untuk teman saya. Berikut 10 Tips Meningkatkan Penjualan Toko Online yang saya sarankan pada teman saya.

  1. Lakukan update minimal 1x sehari pada toko online anda.
    Bisa update barang, bisa update post/ artikel/ tampilan. Semakin sering anda melakukan update semakin mudah mesin pencari mengindeks situs anda. Semakin banyak situs anda di indeks semakin banyak pengunjung yang mengunjungi situs anda.
  2. Share setiap terdapat produk baru di sosial media seperti twitter, facebook, pinterest dll.
    Post yang anda share akan membawa pengunjung ke situs anda. Share gambar yang menarik agar orang penasaran dan mengklik link anda. Tetapi saya sarankan jangan lakukan spam pada post orang lain karena itu sangat mengganggu dan terlihat toko online anda tidak profesional.
  3. Selain pada sosial media , akan sangat membantu untuk mendapatkan backlink dari produk anda jika anda menulis thread pada forum seperti kaskus, forum detik dll
    Pada saat membuat thread jangan lupa untuk memberikan link pada post yang anda share di forum agar orang lain dapat dengan mudah berkunjung ke situs anda.
  4. Buatlah tampilan website yang responsive karena tampilan sangat berpengaruh pada jumlah pengunjung anda.
    Responsive Design adalah sebuah teknik yang digunakan untuk membuat layout website menyesuaikan diri dengan tampilan device pengunjung, baik ukuran maupun orientasinya. Jadi tampilan yang berada pada desktop komputer dengan tampilan yang diakses melalui mobilephone ataupun tablet, itu akan berbeda tampilannya.
  5. Raih pelanggan dengan menyediakan form Subscribe Newsletter pada website anda.
    Jika anda mempunyai produk/promo/post/artikel baru beritahukan subscriber anda melalui email. Desain emailpun juga berpengaruh. Kirimlah email yang menarik dengan terdapat gambar dan link ke produk.
  6. Buatlah promo sesering mungkin pada toko online anda untuk menarik pelanggan.
    Misalnya, Gratis pengiriman setiap berbelanja 3 produk atau lebih, Beli 2 gratis 1 dll. Semakin banyak anda membuat promo semakin banyak akan mendatangkan pengunjung.
  7. Sediakan sistem pembayaran minimal 2 sistem.
    Misalnya bank transfer dan pembayaran melalui paypal. Tujuannya agar memudahkan pengunjung anda dalam melakukan transaksi pembayaran. Karena tidak sedikit pengunjung yang mengurungkan niatnya untuk berbelanja karena tidak terdapat sistem pembayaran yang diinginkan.
  8. Sediakan support yang siap melayani pengunjung 24/7.
    Sediakan juga form email dan no telp yang dapat dihubungi pengunjung.
  9. Buatlah halaman landing/home yang tidak terlalu berat untuk diakses.
    Kadang pengunjung akan bosan menunggu jika loading website anda terlalu lama dan pengunjung hanya melihat layar putih pada monitornya dan akhirnya si pengunjung batal mengunjungi website anda.
  10. Jika modal anda cukup besar, maka mulailah menggunakan facebook adsense dan google adwords
    Dengan pengguna Facebook yang hampir mencapai 1,2 Miliar saya rasa akan sangat mudah untuk memasarkan website anda pada salah satu sosial media terbesar ini, dan jika anda ingin website toko online anda tampil pada website-website PR 3 ke atas gunakanlah google adwords. Dan tentu Facebook dan Google tidak memberikan layanan beriklan ini dengan murah.

Tips yang saya sebutkan di atas sangat dasar dan untuk pemula saja. Hanya tips dari teman untuk teman. Tapi jika dilakukan berlanjut dan fokus, maka sangat mungkin website Toko Online anda menjadi salah satu website toko online terbaik yang pernah ada (lebay ini kata2 nya). Semoga 10 Tips Meningkatkan Penjualan Toko Online dari saya dapat membantu penjualan toko online anda.

Selamat mencoba 😀